TEGAL, Vonisnews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tegal kembali menunjukkan komitmennya dalam menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan pemenuhan hak asasi manusia, khususnya di bidang kesehatan. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah dengan memfasilitasi seorang warga binaan yang membutuhkan perawatan medis khusus untuk menjalani prosedur cuci darah rutin.
Warga binaan tersebut dibawa keluar dari lapas menuju RSUD Kardinah, Kota Tegal, guna menjalani tindakan hemodialisa sesuai dengan jadwal medis yang telah ditetapkan. Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam memastikan setiap warga binaan tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang layak.
RSUD Kardinah dipilih sebagai fasilitas rujukan karena memiliki sarana dan prasarana medis yang memadai, khususnya dalam menangani pasien dengan kondisi gagal ginjal yang membutuhkan terapi cuci darah secara berkala.
Selama proses pengeluaran dan perawatan medis berlangsung, warga binaan didampingi secara ketat oleh dua orang petugas Lapas Tegal. Pengawalan dilakukan secara melekat sejak keberangkatan dari lapas, selama proses perawatan di rumah sakit, hingga kembali ke lapas setelah tindakan medis selesai.
Pendampingan ini dilakukan sebagai bagian dari prosedur operasional standar guna memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga, tanpa mengabaikan kenyamanan serta hak warga binaan sebagai pasien yang membutuhkan perawatan medis.
Pihak Lapas Tegal menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga binaan yang harus dipenuhi. Kondisi kesehatan yang terjaga dengan baik diharapkan dapat mendukung proses pembinaan yang lebih optimal.
Upaya ini juga menjadi bukti bahwa keberadaan warga binaan di dalam lapas tidak menghilangkan hak mereka untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang memadai. Sinergi antara Lapas Tegal dan RSUD Kardinah diharapkan terus terjalin secara harmonis demi mendukung pembinaan yang lebih humanis dan berorientasi pada kesejahteraan warga binaan.
Dengan pemenuhan hak kesehatan yang optimal, Lapas Tegal berkomitmen menciptakan sistem pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan hukum, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan kesejahteraan fisik warga binaan.
(Redaksi: Devi)
















