DENPASAR, Vonisnews.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, suasana religius mulai terasa di lingkungan kampus teknologi ITB STIKOM Bali. Di tengah hiruk-pikuk era digital yang dipenuhi tren kecerdasan buatan, startup, hingga budaya media sosial, Rektor Dadang Hermawan justru mengajak masyarakat untuk kembali memperkuat nilai-nilai kemanusiaan.
Dalam pesan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, Dadang Hermawan bersama keluarga besar ITB STIKOM Bali menyampaikan ajakan agar momentum kurban dijadikan sarana mempererat solidaritas, meningkatkan kepedulian sosial, dan menumbuhkan keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, Idul Adha bukan sekadar tradisi penyembelihan hewan kurban atau momen berkumpul menikmati hidangan khas Lebaran. Lebih dari itu, Idul Adha merupakan pelajaran besar tentang pengorbanan, ketulusan, dan semangat berbagi kepada sesama.
“Semangat berkurban dan keikhlasan harus menjadi momentum mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kepedulian antarsesama,” ungkapnya.
Pesan tersebut dinilai relevan dengan kondisi masyarakat modern saat ini. Di tengah kesibukan mengejar pencapaian materi, popularitas media sosial, hingga rutinitas pekerjaan yang padat, manusia kerap lupa untuk menjaga empati dan rasa peduli terhadap lingkungan sekitar.
Idul Adha hadir sebagai pengingat bahwa manusia tidak hanya membutuhkan kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan hati. Sebab, tantangan terbesar dalam kehidupan modern bukan hanya soal persaingan teknologi, melainkan bagaimana manusia tetap mampu menjaga nilai kemanusiaan di tengah perkembangan zaman.
Sebelum Hari Raya Idul Adha, umat Muslim juga menjalani puasa Tarwiyah dan Arafah pada 25–26 Mei 2026. Momen tersebut menjadi persiapan spiritual sebelum memasuki Hari Raya Kurban dan rangkaian Hari Tasyrik hingga 30 Mei 2026.
Bagi Dadang Hermawan, ukuran keberhasilan seseorang tidak hanya dilihat dari jabatan, popularitas, atau pencapaian duniawi. Namun, seberapa besar manfaat yang mampu diberikan kepada orang lain.
Pesan itu terasa menarik karena datang dari lingkungan kampus teknologi yang identik dengan inovasi digital dan perkembangan kecerdasan buatan. ITB STIKOM Bali seolah ingin menegaskan bahwa secanggih apa pun teknologi berkembang, nilai kepedulian dan keikhlasan tetap menjadi fondasi utama dalam kehidupan manusia.
Karena pada akhirnya, dunia tidak hanya membutuhkan manusia cerdas, tetapi juga manusia yang memiliki hati nurani dan kepedulian sosial.
Idul Adha tahun ini pun diharapkan tidak hanya menjadi perayaan penuh gema takbir dan tradisi berbagi daging kurban, tetapi juga momentum memperkuat rasa kemanusiaan, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat berbagi demi kebaikan bersama.
Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Semoga keberkahan, kedamaian, dan semangat pengorbanan senantiasa menyertai seluruh masyarakat.
(Budi)
















