Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
https://vonisnews.com/wp-content/uploads/2025/05/IMG-20250528-WA0002.jpg
Berita

De Gadjah Jadi Dewan Penasehat Perbati Pusat, Siap Majukan Tinju Indonesia

admin
50
×

De Gadjah Jadi Dewan Penasehat Perbati Pusat, Siap Majukan Tinju Indonesia

Sebarkan artikel ini
Img 20250814 Wa0067
Example 728x90

JAKARTA, Vonisnews.com – Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah, resmi ditunjuk sebagai Dewan Penasehat Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) Pusat.

Penunjukan ini menjadi langkah penting bagi perkembangan olahraga tinju nasional, terutama dengan berdirinya Perbati sebagai induk organisasi baru yang berafiliasi dengan World Boxing, federasi internasional yang diakui Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Example 300x600

De Gadjah mengungkapkan bahwa selain menjadi Dewan Penasehat Perbati, ia juga akan membentuk kepengurusan Perbati di Bali dan menjabat sebagai ketuanya. Meski demikian, dirinya menegaskan akan tetap memimpin Pertina Bali.

“Saya masih memegang kedua jabatan, demi adik-adik tinju dan agar tinju kita bisa lebih berprestasi,” ujarnya, Rabu (13/8/2025).

Pelantikan Pengurus Besar Perbati periode 2025–2029 digelar di Jakarta, Sabtu (9/8/2025). Ketua Umum Perbati, Ray Zulham Farras Nugraha, menggandeng tokoh-tokoh besar tinju Indonesia, pelatih, mantan atlet, pejabat publik, dan profesional dari berbagai bidang. Ia menegaskan kepengurusan baru ini dibentuk untuk memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan standar pelatihan, dan mengantarkan tinju Indonesia ke level internasional.

“Dengan soliditas dan kerja sama semua pihak, saya yakin tinju Indonesia bisa bangkit dan bersinar di panggung dunia,” tegas Ray Zulham.

Posisi Wakil Ketua Umum diisi oleh empat tokoh, yakni Sultan Sapta, Ahmad Yohan, Jadi Rajagukguk, dan pesohor muda Yoshua Marcellos atau Cellos, yang dikenal aktif mempromosikan tinju dalam dua tahun terakhir.

Pembentukan Perbati ini merupakan tindak lanjut keputusan Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) yang mencabut keanggotaan Pertina, sesuai perintah IOC, dan menggantikannya dengan organisasi berafiliasi ke World Boxing. Keputusan ini memastikan petinju Indonesia dapat berlaga di ajang internasional bergengsi seperti SEA Games Thailand 2025, Asian Games Nagoya 2026, dan kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028.(Budi)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *