Surabaya, Vonisnews.com – Tren “healing trip” kini semakin melekat di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z dan Gen Alpha. Bukan sekadar liburan biasa, perjalanan ini menjadi sarana untuk melepas penat, memulihkan mental, hingga mempererat hubungan sosial di tengah padatnya aktivitas dan tekanan kehidupan modern.
Semangat itulah yang diusung pemuda-pemudi Karang Taruna Kendung Jaya RT 01/RW 06, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya, yang menggelar kegiatan healing bareng bertajuk “Surabaya to Jogja Istimewa” pada Sabtu (03/04/2026).
Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh para anggota Karang Taruna, tetapi juga melibatkan para sesepuh, perangkat RT, mulai dari Ketua RT, Sekretaris, hingga staf lainnya. Kebersamaan lintas generasi ini menjadi momen berharga untuk memperkuat solidaritas dan kekompakan di lingkungan masyarakat.
Perjalanan healing ini pun semakin seru dengan berbagai destinasi wisata menarik yang dikunjungi para peserta. Destinasi pertama adalah Pantai Jungwok Blue Ocean, yang dikenal dengan konsep beach club ala Santorini Yunani. Nuansa bangunan putih-biru berpadu dengan laut jernih dan pasir putih menjadikan lokasi ini favorit untuk bersantai sekaligus berburu foto estetik. Fasilitas seperti private beach, waterboom anak, hingga kafe tepi laut semakin menambah kenyamanan wisatawan.
Destinasi berikutnya adalah Hutan Pinus Pengger di Bantul, yang terkenal dengan spot foto Instagramable seperti instalasi tangan raksasa dan sarang burung. Keindahan sunset dan gemerlap lampu kota Yogyakarta di malam hari menjadi daya tarik utama yang memanjakan mata para pengunjung.
Tak lengkap rasanya berkunjung ke Yogyakarta tanpa berburu oleh-oleh. Rombongan pun menyempatkan diri mampir ke Bakpia Pathok 25, salah satu ikon kuliner legendaris Jogja yang sudah dikenal sejak puluhan tahun lalu. Teksturnya yang lembut dengan berbagai varian rasa seperti kacang hijau, cokelat, keju, hingga durian menjadi favorit wisatawan.
Perjalanan ditutup dengan menyusuri kawasan Malioboro, yang menjadi jantung wisata Yogyakarta. Di sini, peserta menikmati suasana khas Jogja dengan deretan pedagang batik, kuliner lesehan, hingga pengalaman naik becak dan andong. Lokasi ini juga berdekatan dengan berbagai ikon kota seperti Titik Nol Kilometer dan Pasar Beringharjo.
Ketua RT 01/RW 06 Karang Taruna Kendung Jaya berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi wadah positif bagi generasi muda. Tidak hanya sebagai ajang rekreasi, tetapi juga sebagai sarana membangun karakter, kemandirian, serta memperkuat peran pemuda dalam kehidupan sosial.
Karang Taruna diharapkan mampu menjadi mitra aktif pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat, baik di bidang sosial, ekonomi, maupun pelestarian budaya, demi terwujudnya lingkungan yang lebih solid dan sejahtera.
( Yuda)
















