Jakarta, Vonisnews.com – Kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu kembali ditunjukkan oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo melalui program kemanusiaan berupa umroh gratis dan bedah rumah. Program ini kembali digelar dalam gelombang ketiga pada tahun 2026 dengan menyasar berbagai kalangan profesi.
Melalui pelaksanaan yang difasilitasi oleh Masyarakat Pecinta Polisi Indonesia (MPPI), bantuan umroh gratis kali ini diberikan kepada guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), ustadzah TK-TPA, hingga buruh tani dan buruh pabrik yang dinilai membutuhkan.
Ketua MPPI, Zandre Badak, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pemberangkatan ibadah, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat melalui program bedah rumah bagi warga yang tinggal di hunian tidak layak.
“Selain umroh gratis, Kapolri juga memberikan bantuan bedah rumah bagi masyarakat yang rumahnya hampir roboh atau terdampak bencana seperti kebakaran dan bencana alam,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemberangkatan umroh dilakukan secara bertahap menyesuaikan jadwal agen travel di masing-masing daerah, yakni pada 21 Maret, 21 Juni, dan 21 Juli 2026.
Dalam pelaksanaannya, program ini turut menyasar berbagai latar belakang penerima manfaat, mulai dari tenaga pendidik keagamaan hingga pekerja sektor informal. Salah satu penerima bantuan bedah rumah berada di Palembang, yakni seorang guru ngaji yang tinggal di rumah tidak layak huni dengan kondisi keluarga yang memprihatinkan.
Tak hanya itu, program kemanusiaan Kapolri juga mencakup kegiatan lain seperti ziarah ke Yerusalem serta renovasi rumah ibadah, baik musala maupun gereja.
Program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik dari sisi spiritual maupun kesejahteraan hidup.
“Harapan kami, masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang serta memiliki tempat tinggal yang layak dan nyaman. Ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat yang membutuhkan,” tutup Zandre.
(Redaksi: Devi)
















