Example floating
Example floating
banner 1000x130
Pendidikan

Ketut Sugara Raih Gelar Doktor Ilmu Agama Lewat Disertasi Pendidikan Multikultural Berbasis Tri Hita Karana

najibpabean
108
×

Ketut Sugara Raih Gelar Doktor Ilmu Agama Lewat Disertasi Pendidikan Multikultural Berbasis Tri Hita Karana

Sebarkan artikel ini
Img 20250521 Wa0158
banner 1000x130

Denpasar, Vonisnews.com – Kepala SMP PGRI 8 Denpasar (GRIASTA), I Ketut Gede Adi Trisna Sugara, ST, M.Pd., resmi menyandang gelar doktor dalam bidang Ilmu Agama setelah berhasil melewati ujian terbuka promosi doktor di Pascasarjana Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, pada Rabu (21/5/2025).

Pria kelahiran 1 Maret 1983 ini mengangkat disertasi berjudul “Pendidikan Multikultural Berbasis Ajaran Tri Hita Karana Dalam Membangun Karakter Siswa di SMP PGRI 8 Denpasar.

banner 1000x130

“Melalui disertasi ini, Ketut Sugara ingin menunjukkan bahwa pendidikan berbasis budaya lokal mampu menjadi solusi atas tantangan keberagaman dalam dunia pendidikan.

“Disertasi ini berangkat dari pemikiran bahwa nilai-nilai budaya Bali, khususnya ajaran Tri Hita Karana, dapat diintegrasikan ke dalam pendidikan multikultural untuk membentuk karakter siswa,” ungkap Ketut Sugara.

Dalam penelitiannya, Ketut Sugara memaparkan bahwa penerapan pendidikan multikultural dilakukan melalui berbagai pendekatan, seperti pendekatan berbasis nilai, integrasi budaya lokal dalam kurikulum, penanaman nilai toleransi, serta kolaborasi lintas budaya.

Hasil dari disertasi tersebut menunjukkan dampak signifikan terhadap pembentukan karakter siswa, di antaranya menjadikan siswa lebih religius, bertanggung jawab, dan memiliki sikap toleransi tinggi.

“Selain itu, lingkungan sekolah juga menjadi lebih harmonis, proses pembelajaran lebih efektif dan menyenangkan, serta siswa mampu merefleksikan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa dukungan kurikulum sekolah yang memasukkan Tri Hita Karana sebagai muatan lokal memperkuat pendidikan yang berkarakter dan bermakna.

“Dengan gelar doktor ini, saya ingin menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya tentang transfer ilmu, melainkan juga proses pembentukan karakter melalui harmoni nilai-nilai lokal dan semangat kebangsaan,” pungkas Ketut Sugara.(Budi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *