TEGAL, Vonisnews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tegal terus memperkuat sinergi lintas instansi dalam mendukung pembinaan dan pemenuhan hak pendidikan bagi warga binaan, khususnya Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH). Hal ini ditandai dengan kunjungan strategis dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, Rabu (19/2/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemantauan intensif terhadap perkembangan pendidikan serta program pembinaan yang dijalankan di lingkungan Lapas Tegal. Kolaborasi ini menegaskan komitmen bersama untuk mendukung proses rehabilitasi dan pemulihan karakter warga binaan, khususnya anak-anak yang sedang menjalani masa pembinaan.
Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan kurikulum pendidikan yang diterapkan di dalam lapas. Tujuannya untuk memastikan bahwa sistem pembelajaran yang diberikan telah sesuai dengan standar pendidikan nasional dan tetap memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk melanjutkan pendidikan mereka.
Sementara itu, BNN Kota Tegal memberikan penguatan melalui program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga binaan terhadap bahaya narkotika serta mencegah potensi penyalahgunaan di lingkungan pemasyarakatan.
Momen penting dalam kegiatan tersebut adalah saat Lapas Tegal memfasilitasi para ABH untuk mengikuti Ujian Tengah Semester. Melalui koordinasi dengan sekolah asal masing-masing, para ABH diberikan ruang khusus untuk mengerjakan soal ujian, baik secara daring maupun luring.
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa status hukum tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk tetap memperoleh hak pendidikan dan mengembangkan potensi akademik mereka.
Pihak Lapas Tegal menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kolaborasi yang terjalin dengan BNN Kota Tegal serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal. Sinergi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam proses pembinaan dan mempersiapkan ABH untuk kembali ke masyarakat dengan bekal pendidikan dan karakter yang lebih baik.
Dengan dukungan lintas instansi, Lapas Tegal optimis dapat mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih edukatif, humanis, dan berorientasi pada masa depan warga binaan, khususnya generasi muda.
(Redaksi: Devi)
















