Example floating
Example floating
banner 1000x130
Berita

Lepas Kapal Penyalur Bantuan di Pelabuhan Belawan, Menko AHY Pastikan Bantuan Logistik Menjangkau Wilayah-Wilayah Terisolir

admin
71
×

Lepas Kapal Penyalur Bantuan di Pelabuhan Belawan, Menko AHY Pastikan Bantuan Logistik Menjangkau Wilayah-Wilayah Terisolir

Sebarkan artikel ini
Img 20251201 Wa0127
banner 1000x130

Medan, Vonisnews.com – 1 Desember 2025 Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), kembali turun langsung meninjau penanganan bencana di Sumatra Utara. Dalam kunjungan kerjanya tersebut, Menko AHY memastikan bahwa pemerintah bekerja cepat memastikan bantuan logistik menjangkau wilayah yang masih terisolir akibat kerusakan infrastruktur dan cuaca ekstrem.

“Kami tentunya saat ini berada di Sumatra Utara, dan dalam dua sampai tiga hari kami berupaya untuk turun langsung melihat secara langsung kondisi daerah yang terdampak bencana,” ujar Menko AHY.

banner 1000x130

Langkah strategis pemerintah dilakukan hari ini melalui pemberangkatan KRI Sutedi Senaputra 378 milik TNI AL dari Pelabuhan Belawan, Sumatra Utara. Kapal tersebut membawa bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak di Aceh dan Sumatra Utara, berupa paket sembako, mi instan, obat-obatan, dan total 50 ton beras 40 ton dari Kementerian Transmigrasi dan 10 ton dari Kementerian Sosial.

Bantuan ini merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan masyarakat yang masih terisolir mendapatkan dukungan logistik secara cepat dan tepat.

“Hari ini saya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih kepada TNI Angkatan Laut, khususnya KRI Sutedi Senaputra, yang akan berangkat membawa kurang lebih 50 ton beras… Semua adalah bantuan dari Pak Presiden untuk menjangkau masyarakat-masyarakat yang terisolir dan membutuhkan bantuan,” tegas Menko AHY.

Kapal diperkirakan menempuh perjalanan 17–18 jam menuju Lhokseumawe, kemudian dilanjutkan 5 jam menuju Idi Rayeuk dua wilayah yang hingga kini masih mengandalkan jalur laut untuk pasokan logistik.

Menko AHY menegaskan bahwa pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terus mengawal proses tanggap darurat di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Ia menyoroti bahwa dampak bencana kali ini tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga menimbulkan korban jiwa serta memberikan beban fisik dan psikologis bagi masyarakat.

“Yang paling utama harus kita lakukan, baik oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, adalah mengawal proses tanggap darurat bencana di tiga provinsi: Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Kita tahu ada cukup banyak kabupaten/kota yang terdampak langsung,” jelasnya.

Pemerintah, menurutnya, memastikan penanganan terpadu dalam membuka akses, menyalurkan bantuan, serta menjaga kelancaran komunikasi dan logistik.

Dalam peninjauan tersebut, Menko AHY didampingi Menteri Transmigrasi Mohamad Iftitah Sulaiman Suryanagara; Wadan Kodamar I Brigjen TNI Marinir Alibahar Saragi; Komandan KRI Sutedi Senaputra–378 Letkol Laut (P) M. Suryo; Deputi Bidang Infrastruktur Digital Nazib Faizal; serta Staf Khusus Menko Jovan Latuconsina dan Sigit Raditya.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh masyarakat terdampak mendapatkan perlindungan, bantuan, dan kebutuhan dasar secara cepat dan merata.

(Redaksi: Devi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *