Example floating
Example floating
banner 1000x130
Polri

Polda Jatim Tandatangani MoU dengan BKKBN dan Unidha untuk Cegah Stunting dan Wujudkan Generasi Unggul

admin
188
×

Polda Jatim Tandatangani MoU dengan BKKBN dan Unidha untuk Cegah Stunting dan Wujudkan Generasi Unggul

Sebarkan artikel ini
Img 20240724 Wa0063
banner 1000x130

SURABAYA, Vonisnews.com – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto, didampingi Waka Polda Jatim Brigjen Pol Akhmad Yusep Gunawan dan pejabat utama (PJU) Polda Jatim, menandatangani naskah kerja sama antara BKKBN Jatim dan Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang di Gedung Patuh Polda Jatim, Kamis (25/7/2024).

Dalam sambutannya, Kapolda Jatim mengatakan penandatanganan kerja sama ini memiliki arti penting dalam mendukung program pemerintah untuk menurunkan angka stunting.

banner 1000x130

Selain itu, ini juga merupakan komitmen bersama dalam mewujudkan generasi yang unggul, handal, dan siap menghadapi perubahan zaman menuju Indonesia Emas 2045.

“Pada tahun 2045, bangsa kita akan memasuki masa emas di mana kesejahteraan masyarakat diharapkan mengalami peningkatan signifikan baik dari aspek ekonomi, sosial, maupun budaya,” kata Irjen Pol Imam Sugianto.

Pol Imam Sugianto mengungkapkan, seiring dengan tuntutan global yang semakin berkembang pesat, terutama dalam hal kemajuan teknologi, semua pihak harus menyesuaikan diri.

“Menyiapkan generasi unggul itu tidak mudah. Kita harus belajar dari negara-negara maju, di mana para pemimpin dan otoritas yang diberi kewenangan harus berkorban,” ungkapnya.

Kapolda Jatim menekankan bahwa salah satu penghambat perkembangan generasi muda adalah tingginya angka stunting.

“Menurut data BKKBN, pada tahun 2023 jumlah stunting mencapai 21,5 persen dan turun 0,1 persen dari tahun 2022,” ucapnya.

Kapolda Jatim juga akan menekankan kepada Kapolres jajaran di Kabupaten/Kota untuk memprogramkan kegiatan yang implementatif dengan BKKBN setempat.

“Ini tugas kita bersama untuk melaksanakan program yang benar-benar menyentuh wilayah yang terdampak stunting yang sudah dipetakan,” tegasnya.

Kapolda Jatim berharap penandatanganan kerja sama ini, khususnya dengan Universitas Wisnuwardhana, akan menjadi pemicu bagi satuan-satuan kerja lainnya.

“Kita sama-sama bertekad untuk meningkatkan kapasitas personil di lembaga atau institusi yang kita cintai,” tambahnya.

Kapolda Jatim juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, terutama kepada Rektor Unidha dan Kepala BKKBN Provinsi Jatim.

Ia berharap dengan penandatanganan seluruh kerja sama ini, kinerja antar instansi akan semakin baik dan solid guna mewujudkan situasi Kamtibmas di Jawa Timur yang aman dan kondusif.

“Apalagi tiga bulan ke depan kita akan mempunyai gawe Pilkada serentak di Jawa Timur, dengan satu kepala daerah provinsi, 29 bupati, dan sembilan walikota,” tutupnya.

Rektor Universitas Wisnuwardhana Malang, Prof. Suko Wiyono, mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Jatim dan menyatakan siap melaksanakan kerja sama ini di bidang pendidikan.

Sementara itu, Kepala BKKBN Provinsi Jatim, Maria Ernawati, juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama ini dalam upaya meningkatkan kualitas SDM ke depannya.

Menurut Maria Ernawati, penanganan stunting bukan hanya persoalan satu lembaga BKKBN. “Penanganannya perlu kolaborasi dan dukungan semua pihak, baik instansi pemerintah maupun swasta.

Sesuai dengan Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang pencegahan stunting, kegiatan untuk pencegahan stunting perlu melibatkan banyak pihak multi sektor,” ucapnya.

Maria berharap dengan MoU ini, di lapangan, Polri melalui bhabinkamtibmas dan BKKBN melalui penyuluh bisa saling berkoordinasi. (DEVI)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *