Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
https://vonisnews.com/wp-content/uploads/2025/05/IMG-20250528-WA0002.jpg
BaliBerita

Wakil Ketua Komisi III DPRD Bali Usulkan Penertiban Kendaraan Pariwisata untuk Cegah Persaingan Tidak Sehat

najibpabean
103
×

Wakil Ketua Komisi III DPRD Bali Usulkan Penertiban Kendaraan Pariwisata untuk Cegah Persaingan Tidak Sehat

Sebarkan artikel ini
Img 20250128 Wa0003
Example 728x90

DENPASAR |nusantara jaya news – Wakil Ketua Komisi III DPRD Bali, Ida Gede Komang (IGK) Kresna Budi, mengusulkan pemerintah segera menertibkan kendaraan yang digunakan untuk angkutan pariwisata serta tenaga guide yang mendampingi wisatawan. Menurutnya, kondisi saat ini cenderung tidak terkontrol, dengan banyaknya kendaraan pribadi yang digunakan sebagai angkutan wisata, termasuk oleh tenaga asing sebagai driver.

“Kendaraan untuk pariwisata harus menggunakan pelat warna kuning. Hal ini demi menjaga kualitas dan profesionalisme pariwisata Bali,” ujar Kresna Budi, Senin (27/1/2025).

Example 300x600

Ia juga mengusulkan agar kendaraan sewa memiliki kode khusus pada pelat nomor, yakni kode “RC” di bagian akhir. Kode tersebut akan mempermudah identifikasi kendaraan sewa, baik roda empat maupun roda dua, yang digunakan wisatawan asing maupun domestik.

“Selain itu, diperlukan Surat Izin Mengemudi (SIM) khusus bagi driver angkutan wisata untuk memastikan standar pelayanan yang lebih baik,” tambahnya.

Menurut Kresna Budi, aturan lama tentang kendaraan pariwisata perlu diterapkan kembali. Jika tidak, dikhawatirkan akan memicu persaingan tidak sehat di sektor transportasi pariwisata.

“Sekarang banyak kendaraan pribadi digunakan sebagai layanan wisata, bahkan untuk transportasi berbasis aplikasi seperti Grab. Ini menyebabkan persaingan yang tidak sehat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pembatasan usia kendaraan pariwisata. Kendaraan roda empat, misalnya, sebaiknya memiliki usia maksimal 15 tahun. Jika lebih dari itu, kendaraan harus diperemajakan. Hal serupa berlaku untuk kendaraan roda dua yang disewakan kepada wisatawan.

“Sudah saatnya kita menata ulang pariwisata Bali, mulai dari kendaraan, tenaga guide, hingga standar pelayanan. Jika dibiarkan, pariwisata kita akan semakin amburadul,” tegas politisi Golkar asal Buleleng ini.

Penertiban ini, lanjutnya, akan memberikan dampak positif untuk keselamatan pariwisata Bali, sekaligus memastikan adanya persaingan yang sehat di sektor transportasi dan pemandu wisata.

 

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *