Surabaya, Vonisnews.com – 14 April 2026 Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, dalam rangkaian kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Jawa Timur tahun 2027 yang digelar di Surabaya.
Forum strategis tersebut turut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat hingga daerah, sebagai bentuk sinergi dalam merancang arah pembangunan Jawa Timur yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat terhadap sektor pendidikan di wilayahnya. Ia mengungkapkan bahwa Jawa Timur kembali menorehkan prestasi dengan menjadi provinsi dengan jumlah peserta didik terbanyak yang diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) selama tujuh tahun berturut-turut.
“Kepada Bapak Menteri Pendidikan, ini adalah prestasi dari support panjenengan. Di tahun 2026 ini adalah ke-7 tahun berturut-turut Jawa Timur tertinggi diterima di SNBP PTN, baik jalur reguler maupun KIP. Kita terus berikhtiar meningkatkan kualitas SDM, baik di SMA, SMK, hingga SLB negeri maupun swasta di Jawa Timur,” ujar Khofifah Indar Parawansa.
Momentum Musrenbang RKPD 2027 ini menjadi cerminan kuatnya komitmen para pemimpin dalam memajukan sektor pendidikan. Tidak hanya sebatas perencanaan, kebijakan yang dihasilkan diharapkan mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan, khususnya dalam peningkatan kualitas peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menegaskan prioritasnya dalam menghadirkan sistem pendidikan yang adaptif, berkualitas, dan merata hingga ke seluruh pelosok daerah. Kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat dan daerah diyakini menjadi kunci dalam mencetak sumber daya manusia unggul.
Dengan sinergi yang semakin kuat, Jawa Timur optimistis mampu melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan nilai karakter serta jati diri bangsa.
(Redaksi: Devi)
















