Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
https://vonisnews.com/wp-content/uploads/2025/05/IMG-20250528-WA0002.jpg
BeritaPemerintah & Politik

Gerindra Bali Berduka, Ray Yusha Tutup Usia di Umur 72 Tahun

admin
59
×

Gerindra Bali Berduka, Ray Yusha Tutup Usia di Umur 72 Tahun

Sebarkan artikel ini
Img 20251005 Wa0161
Example 728x90

Denpasar, Vonisnews.com – Kabar duka menyelimuti Partai Gerindra Bali. Salah satu tokoh senior sekaligus anggota DPRD Provinsi Bali, Ir. Jro Nyoman Ray Yusha, berpulang pada Sabtu (4/10) sore di RS Prof. Ngoerah Denpasar. Almarhum meninggal dunia pada usia 72 tahun setelah sempat menjalani perawatan sejak Rabu (1/10).

Ketua DPC Partai Gerindra Buleleng, Gede Harja Astawa, membenarkan kabar duka tersebut. Ia menyebut telah menerima langsung informasi dari pihak keluarga bahwa Jro Ray Yusha meninggal akibat komplikasi luka lambung.

Example 300x600

“Saya dapat kabar tadi sore bahwa beliau telah meninggal dunia. Informasi itu saya terima langsung dari keluarganya,” ujar Harja, Sabtu (4/10).

Menurut rencana, jenazah almarhum akan disemayamkan di kampung halamannya di Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.

Harja mengungkapkan, kabar duka ini sangat mengejutkan karena satu minggu sebelumnya, Ray Yusha masih terlihat sehat dan aktif mengikuti agenda rapat di DPRD Bali.

“Seminggu lalu masih ikut rapat, suaranya masih kencang. Saya benar-benar syok dan tidak percaya beliau sudah berpulang. Kabar ini juga sudah saya sampaikan ke Ketua DPD Pak De Gadjah dan Pak Gubernur,” tambahnya.

Bagi Harja, sosok Ray Yusha dikenal ulet, penuh semangat, dan menjadi panutan bagi kader-kader muda, baik di lingkungan partai maupun di DPRD. Ia mengenang pertama kali bertemu almarhum pada tahun 2007, saat Ray Yusha mencalonkan diri sebagai Bupati Buleleng, di mana Harja menjadi bagian dari tim hukumnya.

“Beliau selalu turun ke lapangan, memastikan dan menyelesaikan persoalan yang ada. Semangatnya luar biasa,” kenang Harja.

Salah satu warisan kerja keras almarhum yang akan segera diresmikan adalah Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH). Harja menuturkan bahwa Perda tersebut merupakan inisiatif terakhir Ray Yusha yang sangat ia tekuni hingga akhir hayat.

“Beliau ingin Perda RPPLH ini berkualitas dan tidak asal-asalan. Itu akan menjadi karya terakhir beliau yang sangat berarti,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPD Gerindra Bali, Made Muliawan Arya atau yang akrab disapa De Gadjah, juga menyampaikan rasa duka mendalam atas kepergian Ray Yusha.

“Kami kehilangan sosok kader yang bersemangat dan selalu menghargai yang lebih muda, meskipun beliau banyak pengalaman. Beliau adalah teladan bagi kami semua,” ucap De Gadjah.

Kepergian Jro Nyoman Ray Yusha meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Partai Gerindra Bali dan masyarakat Buleleng. Sosoknya dikenang sebagai politisi pekerja keras, berintegritas, dan selalu memperjuangkan kepentingan rakyat hingga akhir hayatnya.

(Budi)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *