Example floating
Example floating
banner 1000x130
Berita

Makna Tumpek Landep: Momentum Menajamkan Pikiran dan Mensucikan Diri dalam Kehidupan

admin
10
×

Makna Tumpek Landep: Momentum Menajamkan Pikiran dan Mensucikan Diri dalam Kehidupan

Sebarkan artikel ini
Img 20260417 Wa0196
banner 1000x130

Denpasar, Vonisnews.com – Umat Hindu kembali merayakan hari suci Tumpek Landep yang jatuh pada Saniscara Kliwon Landep, Sabtu (18/4/2026). Perayaan yang datang setiap 210 hari sekali ini menjadi momentum spiritual untuk memohon ketajaman pikiran serta meningkatkan kualitas diri dalam menjalani kehidupan.

Ketua Pecalang Banjar Eka Dharma, Gede Surya yang akrab disapa De Santo, bersama keluarga turut menyampaikan ucapan “Rahajeng Rahina Tumpek Landep” kepada seluruh umat Hindu.

banner 1000x130

Menurut De Santo, Tumpek Landep bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi memiliki makna filosofis yang mendalam, khususnya dalam menajamkan pikiran dan memperkuat budi pekerti luhur.

“Pada perayaan hari suci Tumpek Landep adalah untuk mendapatkan anugerah yang baik supaya pikiran kita bisa lebih tajam ke depan, dan bisa berguna bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam perayaan ini umat Hindu memanjatkan doa kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar senantiasa diberikan kecerdasan, kebijaksanaan, serta kemampuan mengendalikan diri dari perilaku negatif.

Lebih dari itu, Tumpek Landep juga menjadi saat yang tepat untuk melakukan introspeksi diri. Umat diajak untuk mengasah pikiran, memperbaiki sikap, serta meninggalkan kebiasaan buruk agar dapat menjalani kehidupan yang lebih harmonis dan bermanfaat.

Selain berdoa, tradisi lain yang dilakukan adalah upacara penyucian terhadap berbagai benda, baik tradisional maupun modern. Benda-benda seperti keris, tombak, hingga kendaraan seperti mobil dan sepeda motor turut disucikan sebagai bentuk rasa syukur atas manfaat yang telah diberikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Tujuannya adalah untuk selalu mengucapkan rasa syukur atas karunia hidup yang diberikan, yang kita manfaatkan dan gunakan dalam kehidupan sehari-hari,” jelas De Santo.

Perayaan Tumpek Landep menjadi pengingat bahwa kecerdasan tidak hanya bersifat intelektual, tetapi juga spiritual dan moral. Dengan pikiran yang tajam dan hati yang bersih, diharapkan setiap individu mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Rahajeng Rahina Tumpek Landep. Semoga seluruh umat senantiasa dianugerahi ketajaman pikiran, kebijaksanaan, dan keselamatan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Rahajeng Rahayu Semeton Sami.

(Budi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *