Example floating
Example floating
banner 1000x130
Pendidikan

ITB STIKOM Bali Klarifikasi Terkait Program Kuliah Sambil Kerja di Luar Negeri dan Pengiriman PMI

najibpabean
113
×

ITB STIKOM Bali Klarifikasi Terkait Program Kuliah Sambil Kerja di Luar Negeri dan Pengiriman PMI

Sebarkan artikel ini
Img 20250517 Wa0129
banner 1000x130

Denpasar, Vonisnews.com – 17 Mei 2025 – ITB STIKOM Bali melalui Rektor Dr. Dadang Hermawan memberikan klarifikasi atas pemberitaan yang mengaitkan institusinya dengan pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke luar negeri. Klarifikasi ini disampaikan guna meluruskan informasi yang beredar di masyarakat dan media.

Tiga tahun lalu, ITB STIKOM Bali memulai program kuliah sambil magang ke luar negeri seperti Jepang dan Taiwan. Karena dinilai sukses, pihak kampus kemudian mengembangkan program kuliah sambil kerja di luar negeri.

banner 1000x130

Tujuannya adalah untuk membantu para calon PMI agar selain memperoleh penghasilan dan pengalaman, mereka juga bisa mendapatkan gelar akademik yang bermanfaat untuk masa depan.

Untuk mendukung program ini, STIKOM Bali Group melalui PT Widya Dharma Sidhi bekerja sama dengan perusahaan pengiriman PMI resmi, PT RA yang berkantor pusat di Jakarta. Bentuk kerja sama tersebut terbatas pada penyediaan dana talangan bagi mahasiswa ITB STIKOM Bali yang akan diberangkatkan ke luar negeri melalui PT RA.

“Perlu ditegaskan bahwa posisi ITB STIKOM Bali dalam program ini adalah sebagai perguruan tinggi tempat mahasiswa calon PMI menempuh pendidikan, bukan sebagai pihak yang merekrut atau memberangkatkan PMI,” jelas Dr. Dadang.

Dalam pelaksanaannya, PT RA menunjuk seorang staf operasional bernama AW untuk menjalankan proses rekrutmen calon peserta program, termasuk mengurus berbagai persyaratan administratif dan biaya yang harus dipenuhi oleh peserta.

Dari total 22 calon PMI yang direkrut, dua orang telah berhasil diberangkatkan, sementara sebagian lainnya mengundurkan diri dan meminta pengembalian dana (refund), serta beberapa lainnya masih menunggu proses keberangkatan.

Dana yang disetor oleh peserta terbagi dua: biaya pendidikan di ITB STIKOM Bali, dan biaya keberangkatan ke luar negeri yang dikelola oleh PT RA melalui Sdr. AW. Sebagian besar dana yang diterima oleh AW telah disetorkan ke PT RA untuk keperluan pemberangkatan. Hingga saat ini, enam orang peserta telah menerima pengembalian dana.

Sementara itu, menurut keterangan AW, dirinya terus berkoordinasi dengan pihak pelapor dan berusaha menyelesaikan proses refund yang masih tertunda. Diberitakan, visa untuk beberapa peserta direncanakan akan terbit pada Juli 2025.

“Dengan klarifikasi ini, kami berharap masyarakat mendapatkan pemahaman yang benar mengenai peran dan posisi ITB STIKOM Bali dalam program kerja sama ini. Kampus kami tidak terlibat dalam proses perekrutan atau pengiriman PMI, melainkan hanya sebagai institusi pendidikan dalam program kuliah sambil kerja,” tutup Rektor.(Budi)

banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *