Badung, Vonisnews.com – Kedatangan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep di Bali mendapat sambutan meriah dan sarat makna budaya. Iring-iringan Barong Gajah Sena berkepala merah, tari-tarian tradisional, serta alunan sekaa gong mengiringi langkah Kaesang saat tiba di Badung, Sabtu, 24 Januari 2026.
Kehadiran Kaesang Pangarep di Pulau Dewata dalam rangka menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Provinsi Bali. Selain itu, Kaesang juga dijadwalkan melantik Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Bali, I Wayan Suyasa, beserta jajaran pengurus lainnya untuk masa jabatan periode 2025–2030.
Prosesi penyambutan berlangsung khidmat sekaligus semarak. Unsur seni dan budaya Bali ditampilkan secara lengkap, mulai dari tarian tradisional, tabuhan gamelan oleh sekaa gong, hingga atraksi Barong Gajah Sena yang menjadi pusat perhatian para kader dan tamu undangan.
Kader PSI Bali, I Putu Alit Yandinata, menjelaskan bahwa Gajah Sena memiliki makna filosofis yang kuat sebagai simbol kekuatan dan keberanian. Dalam kisah Mahabarata, Gajah Sena hadir saat kelahiran tokoh Bima yang terbungkus cangkang keras.
“Gajah Sena berperan membantu memecahkan cangkang telur yang keras tersebut, sehingga Bima bisa terlahir ke dunia,” ujar Alit.
Menurutnya, simbolisasi Gajah Sena sejalan dengan semangat yang diusung PSI, yakni solidaritas yang tinggi, rasa memiliki, serta tekad untuk terus menyebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.
Alit juga menambahkan bahwa pembuatan Barong Gajah Sena dilakukan dalam waktu singkat, hanya dua hari, dan dikerjakan langsung oleh kalangan generasi muda Bali yang kreatif dan penuh semangat.
“Semoga dengan penyambutan ini, keberadaan PSI di Bali ke depannya semakin jaya dan semakin dicintai oleh masyarakat Bali,” pungkasnya.
(Budi)
















