Example floating
Example floating
banner 1000x130
Berita

MAKI Jatim deklarasikan seruan damai,hindari provokasi dan tudingan keji,fitnah dan Hoax

admin
87
×

MAKI Jatim deklarasikan seruan damai,hindari provokasi dan tudingan keji,fitnah dan Hoax

Sebarkan artikel ini
Img 20250828 142635
filter: 122; fileterIntensity: 0.8; filterMask: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 39;
banner 1000x130

Sidoarjo, Vonisnews.com – Pagi ini, Kamis (28/08), Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur menggelar kegiatan Diskusi Publik dengan tema “Jawa Timur Sedang Baik-Baik Saja” di Asmaya Ballroom, lantai 5 Hotel Premiere Place, Jalan Raya Juanda, Sidoarjo.

Acara ini menghadirkan empat narasumber berkompeten, yakni Dr. Basa Alim Tualeka, Kunjung Wahyudi (Ketua FKKS Jawa Timur), Mat Mochtar (tokoh masyarakat Jawa Timur), serta Ketua MAKI Jatim Heru Satriyo yang bertindak sebagai moderator utama.

banner 1000x130

Diskusi yang dimulai pukul 11.00 WIB tersebut turut dihadiri oleh Ketua KADIN Jawa Timur, Sutadi, tokoh masyarakat Surabaya, serta perwakilan dari BHS, Sonny Wibisono. Puluhan ketua LSM, ormas, aliansi masyarakat, pemuda, hingga insan pers juga hadir mengikuti jalannya acara dari awal hingga akhir.

Dalam sambutan pembuka, Heru Satriyo menegaskan bahwa Jawa Timur saat ini dalam kondisi baik-baik saja, dan seluruh masyarakat sepakat untuk menolak hoax, kekerasan, serta provokasi yang mengusung narasi negatif.

Kunjung Wahyudi dalam pemaparannya menjelaskan secara lugas bahwa isu pungutan liar (pungli) kerap menjadi bahan hoax jika tidak dipahami dengan merujuk pada regulasi yang berlaku. Sementara itu, Dr. Basa Alim Tualeka mengupas pentingnya membangun pola pikir harmonis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, di tengah beragam persoalan yang ada.

Ketua KADIN Jawa Timur menambahkan bahwa kondusifitas wilayah menjadi faktor penting dalam menjaga kenyamanan iklim investasi. Kehadiran dunia usaha, kata dia, sangat membutuhkan stabilitas serta narasi positif demi mendukung pembangunan ekonomi daerah.

Di akhir acara, seluruh peserta sepakat menyerukan slogan bersama:

“Jawa Timur Damai, Aman, Nyaman, dan Sejahtera” serta “Jawa Timur Bangkit Bersama Menuju Gerbang Baru Nusantara.”

Deklarasi ini menjadi simbol perlawanan terhadap isu-isu provokatif, hoax, maupun opini sepihak yang berpotensi memecah belah persatuan masyarakat Jawa Timur.

Dalam penutupannya, Heru Satriyo berpesan dengan penuh semangat agar masyarakat Jawa Timur senantiasa menjaga marwah serta kehormatan provinsi, termasuk menghormati simbol tertinggi pemerintah daerah yaitu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur.

“Lawan dan lawan semua narasi provokatif yang berbasis framing negatif, demi persatuan Jawa Timur,” tegas Heru MAKI menutup acara. (Devi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *