Example floating
Example floating
banner 1000x130
Hukum dan Kriminal

Salah Sasaran, Santri di Pasuruan Jadi Korban Penculikan Terkait Jaringan Narkoba

najibpabean
85
×

Salah Sasaran, Santri di Pasuruan Jadi Korban Penculikan Terkait Jaringan Narkoba

Sebarkan artikel ini
Img 20250424 Wa0010
banner 1000x130

Pasuruan, Vonisnews.com – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) mengungkap fakta mengejutkan di balik kasus penculikan seorang santri Pondok Pesantren Metal, Dusun Gepuk, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Korban berinisial MS (17 tahun) ternyata menjadi korban salah sasaran dari aksi penculikan yang didalangi oleh komplotan pelaku terkait jaringan peredaran narkoba.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jatim, Kombes Pol Farman, menyampaikan bahwa para pelaku mengira MS adalah seseorang berinisial R, yang terlibat dalam transaksi narkotika jenis sabu-sabu.

banner 1000x130

“(MS) ini korban salah sasaran,” tegas Kombes Farman dalam konferensi pers pada Rabu (23/4/2025).

Lebih lanjut, Kasubdit Jatanras Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, menjelaskan bahwa penculikan itu bermula dari persoalan pengiriman sabu-sabu. R diduga telah menerima paket sabu pesanan seorang pria berinisial P, namun tidak kunjung menyerahkannya. Akibatnya, P menyuruh empat orang untuk menculik R sebagai bentuk intimidasi.

Namun, komplotan itu justru keliru menculik MS yang tidak tahu-menahu soal transaksi narkoba tersebut. Kesalahan identifikasi ini menyebabkan santri yang tak bersalah itu menjadi korban dalam peristiwa penculikan yang sempat viral di media sosial.

Kejadian itu berlangsung pada Senin malam (21/4/2025), saat MS tengah membeli barang di sebuah toko di Jalan Raya Pantura, Rejoso. Sekelompok pria langsung datang dan menyeret MS ke dalam mobil. Aksi tersebut terekam kamera CCTV dan video rekamannya menyebar luas, menimbulkan kehebohan di masyarakat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan dari Polres Pasuruan dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim segera melakukan penyelidikan. Melalui identifikasi dari rekaman CCTV, identitas para pelaku berhasil diketahui.

Pada Selasa (22/4/2025), upaya penyelamatan korban pun membuahkan hasil. Petugas menghadang mobil pelaku di ruas Tol Kebomas, Gresik, dan berhasil menyelamatkan MS serta menangkap empat dari lima pelaku. Satu orang pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Tim Subdit Jatanras Polda Jatim mem-backup penuh penangkapan para pelaku,” tambah Kombes Farman.

Saat ini, keempat pelaku tengah menjalani pemeriksaan di Mapolda Jatim. Polisi juga terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap lebih dalam keterlibatan jaringan narkoba dalam kasus penculikan ini.

Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa bahaya peredaran narkoba tidak hanya mengancam pelakunya, tetapi juga dapat menjebak orang-orang yang sama sekali tidak terlibat.(Devi)

banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *