Example floating
Example floating
banner 1000x130
Berita

SMK Jatim Dominasi Medali Emas di WorldSkill ASEAN 2025, Gubernur Khofifah: Bukti Barometer Pendidikan Vokasi Indonesia

admin
70
×

SMK Jatim Dominasi Medali Emas di WorldSkill ASEAN 2025, Gubernur Khofifah: Bukti Barometer Pendidikan Vokasi Indonesia

Sebarkan artikel ini
Img 20250902 Wa0400
banner 1000x130

SURABAYA, Vonisnews.com – 2 September 2025 Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Jawa Timur di kancah internasional. Pada ajang The 14th WorldSkills ASEAN Competition 2025 yang digelar di Manila, Filipina, 26–28 Agustus 2025, SMK Jawa Timur berhasil mendominasi perolehan medali emas untuk kontingen Indonesia.

Dalam kompetisi bergengsi tingkat ASEAN tersebut, Indonesia menempati peringkat ketiga dengan raihan 9 medali emas, 1 perak, 9 perunggu, serta 9 Medal of Excellence (MOE). Sementara juara umum diraih Malaysia, dan posisi kedua ditempati tuan rumah Filipina.

banner 1000x130

Dari total medali yang dibawa pulang Indonesia, Jawa Timur menyumbang 4 medali emas, 1 perak, 5 perunggu, serta 1 MOE. Prestasi ini datang dari 12 delegasi asal 11 SMK di berbagai daerah di Jawa Timur.

“Alhamdulillah, SMK Jatim mendominasi perolehan emas untuk kontingen Indonesia. Tidak hanya itu, kita juga menyumbang kontingen terbanyak. Dari 27 kontingen SMK Indonesia, 11 di antaranya dari Jatim. Ini bukti bahwa pembinaan vokasi di Jatim bukan main-main,” ungkap Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (2/9).

Kompetisi ini sendiri diikuti 258 talenta muda dari 10 negara ASEAN yang mempertandingkan 32 bidang keterampilan.

Khofifah menyampaikan apresiasi tinggi kepada guru, pembimbing, official, hingga orang tua yang telah mendukung penuh perjuangan para siswa. “Terima kasih kepada seluruh pihak. Dan tentu bagi anak-anakku, kalian sangat luar biasa. Pencapaian ini selain mengharumkan nama bangsa dan daerah, juga menjadi bekal di masa depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Khofifah menegaskan bahwa penguatan pendidikan vokasi menjadi fokus Pemprov Jatim untuk mendukung ekosistem manufaktur dan daya saing global. “Prestasi ini bukti anak-anak kita siap bersaing secara global, khususnya di bidang vokasi,” tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menjelaskan bahwa 38 kompetitor mewakili Indonesia dalam ajang ini, dengan 27 di antaranya berasal dari SMK dan 11 berasal dari Jawa Timur. Jumlah ini menjadikan Jatim sebagai penyumbang kontingen terbesar.

Selain raihan medali, Aries juga menyoroti pentingnya pencapaian Medal of Excellence. “MOE menunjukkan bahwa anak-anak kita memang kompeten. Pekerjaan mereka selesai dengan baik dan mendapat nilai bagus, meski tidak meraih medali,” jelasnya.

Bidang keterampilan yang diikuti Indonesia meliputi 19 kategori, antara lain teknologi otomotif, keamanan siber, collaborative robot, elektronika, teknologi mode, desain grafis, tata rambut, layanan hotel, layanan restoran, pendingin udara, otomasi industri, kontrol industri, industri 4.0, IoT, administrasi sistem jaringan TI, solusi perangkat lunak bisnis, teknik mesin CAD, mekatronika, hingga teknologi web.

Dengan capaian ini, Jawa Timur menegaskan diri sebagai barometer pendidikan vokasi di Indonesia. “Jatim sebagai Center of Gravity terus berkomitmen mendorong SMK menjadi pusat lahirnya generasi unggul,” pungkas Khofifah.

(Redaksi: Devi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *