Example floating
Example floating
banner 1000x130
Berita

Wali Santri Sepakati Penggunaan Alat Berat untuk Evakuasi Korban Reruntuhan Mushola Ponpes Al-Khoziny

admin
60
×

Wali Santri Sepakati Penggunaan Alat Berat untuk Evakuasi Korban Reruntuhan Mushola Ponpes Al-Khoziny

Sebarkan artikel ini
Img 20251002 Wa0140
banner 1000x130

KOMINFO Sidoarjo, Vonisnews.com – Memasuki hari keempat pasca runtuhnya bangunan mushola Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo, proses pencarian korban memasuki tahap krusial. Tim SAR gabungan menggelar pertemuan dengan para orang tua dan wali santri yang anaknya masih belum ditemukan. Hasilnya, disepakati penggunaan alat berat untuk mempercepat proses evakuasi.

Keputusan ini diambil setelah masa pencarian darurat (golden time) dinyatakan berakhir dan tidak ada lagi tanda-tanda kehidupan yang terdeteksi dari puing reruntuhan.

banner 1000x130

Pertemuan tersebut turut dihadiri Menko PMK Pratikno, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta perwakilan Forkopimda, yang hadir memberikan dukungan moral sekaligus menunjukkan keseriusan pemerintah dalam penanganan musibah ini.

Kepala Basarnas Surabaya, Nanang Sigit, menjelaskan bahwa sejak Rabu malam hingga Kamis, pencarian manual menggunakan metode verbal maupun alat pendeteksi suara tidak memberikan hasil.

“Karena hasilnya nihil, kami mulai mempersiapkan opsi penggunaan alat berat. Namun, keputusan ini tidak bisa sepihak. Kami bawa ke forum bersama keluarga korban, agar semua proses berjalan dengan persetujuan mereka,” ujar Nanang di lokasi, Kamis (2/10/2025).

Nanang menegaskan bahwa penggunaan alat berat tetap akan dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar tetap menghormati keberadaan korban. “Kami tidak ingin gegabah. Koordinasi dengan wali santri dan keluarga adalah hal utama. Dalam rapat terakhir, mereka sepakat untuk penggunaan alat berat,” imbuhnya.

Untuk mendukung evakuasi, Basarnas telah menyiapkan lima unit crane, 30 ambulans, 300 kantong jenazah, serta 30 dump truck yang akan digunakan untuk mengangkut puing bangunan maupun barang-barang milik korban yang ditemukan di lokasi.

Sementara itu, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta para relawan masih terus melakukan pencarian manual sambil menunggu peralatan berat dikerahkan. Suasana di posko gabungan masih dipenuhi rasa harap sekaligus haru, di tengah keluarga korban yang menanti perkembangan terbaru mengenai anak-anak mereka.

(Redaksi : Devi)

banner 1000x130 banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *