Denpasar, Vonisnews.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali melalui Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa melaksanakan rapat pembentukan serta pemilihan pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Bali tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Rapat Bung Karno, Kantor Badan Kesbangpol Provinsi Bali, Selasa (13/1/2026).
Rapat dipimpin oleh Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Kesbangpol Bali, Komang Kusumaedi. Dalam arahannya, ia berharap kepengurusan FPK Provinsi Bali periode 2026 dapat segera terbentuk agar dapat langsung menjalankan peran strategisnya di tengah masyarakat.
Komang Kusumaedi menjelaskan bahwa pembentukan FPK telah sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 34 Tahun 2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan di Daerah. Selain itu, keberadaan FPK di Bali juga diperkuat melalui Peraturan Gubernur Bali Nomor 12 Tahun 2010 tentang Forum Pembauran Kebangsaan di Provinsi Bali.
“FPK memiliki peran strategis dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa melalui dialog antar suku, agama, ras, dan golongan (SARA) guna mewujudkan masyarakat yang harmonis, adil, dan berwawasan kebangsaan,” ujar Komang Kusumaedi.
Ia menambahkan, FPK juga berfungsi merumuskan serta memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah terkait isu-isu kebangsaan dan pembauran sosial di masyarakat.
Dalam rapat tersebut disepakati bahwa masa jabatan pengurus FPK Provinsi Bali adalah selama lima tahun, yakni periode 2026–2031. Melalui musyawarah mufakat, peserta rapat secara resmi memilih A.A. Bagus Ngurah Agung sebagai Ketua FPK Provinsi Bali periode 2026–2031. Saat ini, A.A. Bagus Ngurah Agung juga menjabat sebagai Ketua Forum Komunikasi Paguyuban Etnis Nusantara Bali (FKPEN).
Selanjutnya, Ketua FPK terpilih bersama para formatur yang mewakili berbagai etnis di Bali akan menyusun kepengurusan FPK secara lengkap. Adapun formatur yang telah disepakati dalam rapat tersebut antara lain:
Perwakilan Etnis Jawa Timur: Anton Wahyudi dan Adi
Perwakilan Etnis Minang Saiyo: Wiyana dan Feri Hendri
Perwakilan Etnis Batak: Pontas Simamora
Perwakilan Etnis Toraja: Johanis Modhe Rombe
Perwakilan Etnis Bali: I Gusti Ngurah Dirgayusa
Perwakilan Etnis Enam Marga: I Nyoman Sudiasa
Perwakilan Kesbangpol Bali: IKK
Pembentukan kepengurusan FPK Provinsi Bali selanjutnya akan dilanjutkan melalui rapat internal yang dipimpin Ketua FPK terpilih bersama para formatur dan pihak-pihak terkait.
Dalam rapat tersebut juga disepakati bahwa jumlah anggota FPK Provinsi Bali sebanyak 50 orang, yang terdiri dari 40 orang pengurus dan 10 orang unsur kesekretariatan dari Badan Kesbangpol Provinsi Bali.
(Budi)
















