Tulungagung, Vonisnews.com – Polres Tulungagung membantah keras informasi yang beredar melalui sebuah video viral di media sosial yang menyebutkan bahwa anggota kepolisian menabrak warga dalam sebuah kecelakaan lalu lintas.
Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Taufik Nabila, untuk meluruskan informasi yang dinilai sebagai bentuk misinformasi atau informasi keliru.
“Kita sudah mengumpulkan bukti-bukti bahwa yang menabrak itu bukan seorang polisi. Bahkan, anggota polisi yang berada di lokasi justru membantu dengan memanggilkan ambulans dan melakukan olah TKP di tempat,” tegas AKP Taufik dalam keterangannya kepada media, Senin (tanggal disesuaikan).
Video yang menyebar luas tersebut menampilkan adegan pasca-kecelakaan yang menimpa tiga orang korban. Dalam narasi video, secara keliru disebutkan bahwa pelaku penabrakan adalah anggota kepolisian. Namun hasil penyelidikan menyatakan bahwa pelaku adalah warga sipil, bukan aparat kepolisian seperti yang disampaikan dalam unggahan tersebut.
AKP Taufik menambahkan bahwa anggota kepolisian yang berada di lokasi justru bertindak cepat memberikan pertolongan awal. Mereka memanggil ambulans untuk evakuasi korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengetahui kronologi kecelakaan secara akurat.
Ketiga korban telah dilarikan ke RSUD dr. Iskak Tulungagung dan mendapat penanganan medis sesuai prosedur kegawatdaruratan.
Polres Tulungagung mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial. “Kami harap masyarakat tidak langsung mempercayai informasi yang belum tentu benar. Apabila ada pertanyaan atau keraguan, silakan hubungi kami langsung agar tidak terjadi kesalahpahaman,” ujar AKP Taufik.
Pihak kepolisian menegaskan masih terus mendalami kasus ini guna memastikan seluruh fakta di lapangan terungkap dan mencegah munculnya simpang siur informasi yang dapat merugikan institusi maupun masyarakat.(Devi)
















