SURABAYA, Vonisnews.com – 6 April 2026 Upaya membangun generasi muda yang tangguh dan berkarakter terus digencarkan. Pengurus Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Kota Surabaya mengambil langkah strategis dengan menggelar audiensi bersama Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, S.H., guna memperkuat pengembangan olahraga tinju di Kota Pahlawan.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor DPRD Surabaya tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PERTINA Surabaya, Ferlix Prasetya, S.H., CCPS. Dalam audiensi itu, PERTINA membawa misi besar menjadikan tinju sebagai wadah pembinaan karakter sekaligus solusi untuk menekan angka kenakalan remaja dan kekerasan jalanan.
Ferlix Prasetya menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen membangun ekosistem tinju amatir yang profesional dan berkelanjutan. Ia memaparkan tiga pilar utama yang menjadi fokus pengembangan ke depan, yakni pembinaan berjenjang sejak usia dini, kontinuitas kompetisi melalui kejuaraan rutin, serta standarisasi fasilitas latihan yang memadai di berbagai wilayah Surabaya.
“Tinju bukan hanya soal adu fisik, tetapi juga membentuk mental, disiplin, dan karakter. Kami optimistis bisa membawa tinju Surabaya kembali berjaya di tingkat nasional, tentunya dengan dukungan pemerintah dan legislatif,” ujar Ferlix.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, memberikan apresiasi atas langkah progresif PERTINA. Ia menilai olahraga bela diri seperti tinju memiliki peran penting dalam mengalihkan energi negatif pemuda ke arah yang lebih positif dan produktif.
Menurutnya, potensi konflik seperti tawuran dan balap liar dapat diminimalisir jika generasi muda diberi ruang pembinaan yang tepat. Ia juga menekankan pentingnya merangkul komunitas tinju yang belum terorganisir agar mendapatkan pelatihan yang terarah.
“Kekerasan di atas ring memiliki aturan dan nilai sportivitas, berbeda dengan kekerasan di jalanan. Tinju bisa menjadi sarana membentuk karakter, kedisiplinan, dan mental juara bagi anak-anak muda kita,” tegas Arif Fathoni.
Selain itu, audiensi juga membahas aspek pendanaan sebagai faktor penting dalam pengembangan olahraga. DPRD Surabaya membuka peluang kolaborasi terkait dukungan anggaran daerah untuk mendukung berbagai agenda kompetisi, mulai dari kejuaraan tingkat kota hingga persiapan menghadapi kejuaraan tingkat provinsi.
Dengan terbangunnya sinergi ini, diharapkan olahraga tinju di Surabaya tidak hanya berkembang sebagai ajang prestasi, tetapi juga menjadi instrumen sosial yang efektif dalam menciptakan generasi muda yang lebih disiplin, berprestasi, dan terbebas dari kekerasan jalanan.
(Redaksi: Devi)
















