Example floating
Example floating
banner 1000x130
Berita

SMK Negeri 3 Denpasar Gelar Gebyar Budaya Triska, Sambut Bulan Bahasa Bali Ke-VII dengan Lomba Gebogan dan Ngelawar

najibpabean
729
×

SMK Negeri 3 Denpasar Gelar Gebyar Budaya Triska, Sambut Bulan Bahasa Bali Ke-VII dengan Lomba Gebogan dan Ngelawar

Sebarkan artikel ini
Img 20250207 Wa0165
banner 1000x130

Denpasar Bali, Vonisnews.com – Dalam rangka menyambut Bulan Bahasa Bali (BBB) Ke-VII yang jatuh pada Februari 2025, SMK Negeri 3 Denpasar menggelar Gebyar Budaya Triska (GBT). Kegiatan ini diprakarsai oleh siswa OSIS dan akan berlangsung mulai 7 hingga 21 Februari 2025.

GBT diawali dengan lomba gebogan dan ngelawar yang dilaksanakan pada Jumat, 7 Februari 2025. Kepala SMK Negeri 3 Denpasar, AA. Bagus Wijaya Putra, mengungkapkan bahwa hasil lomba gebogan akan dihaturkan saat piodalan Hari Raya Saraswati pada Sabtu, 8 Februari 2025.

banner 1000x130

GBT tidak hanya menjadi ajang unjuk kreativitas, tetapi juga bertujuan melestarikan bahasa dan aksara Bali. Beragam perlombaan akan digelar, termasuk pidato berbahasa Bali, menulis aksara Bali, serta lomba bercerita dalam bahasa Bali.

“Dengan adanya lomba seperti ini dalam rangka menyambut BBB Ke-VII, diharapkan para siswa semakin memahami tata cara bertutur dan menulis dalam bahasa serta aksara Bali,” ujar AA. Bagus Wijaya Putra.

Lomba gebogan mengajarkan siswa untuk memahami makna sesajian, di mana hiasan dari buah dan bunga yang mereka buat akan dihaturkan saat piodalan Hari Raya Saraswati.

Sementara itu, lomba ngelawar menuntut siswa untuk meracik lawar, hidangan khas Bali yang biasa disiapkan dalam tradisi kebersamaan menjelang hari raya keagamaan.

“Dua lomba ini sangat tepat momennya, karena selain menyambut BBB Ke-VII, juga bertepatan dengan piodalan Hari Raya Saraswati,” tambahnya.

GBT merupakan agenda tahunan SMK Negeri 3 Denpasar yang rutin diadakan setiap Februari, bertepatan dengan Bulan Bahasa Bali. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk terus melestarikan budaya Bali melalui bahasa, aksara, serta tradisi khas Bali.

“Kita harus bangga sebagai orang Bali, karena tidak semua bangsa di dunia memiliki aksara sendiri seperti aksara Bali. Saatnya kita terus menggaungkan bahasa Bali sebagai bahasa ibu dan warisan leluhur,” pungkasnya.(Budi)

banner 1000x130
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *