Sidoarjo, Vonisnews.com – Selasa 7 April 2026 Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, menunjukkan komitmennya dalam merawat keharmonisan antara pemerintah dan tokoh agama melalui kegiatan silaturahmi bersama 25 Gus dari Nahdlatul Ulama (NU) yang berasal dari 18 kecamatan di Kabupaten Sidoarjo.
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan ini digelar di kawasan Jalan Sultan Agung, Sidoarjo, pada Senin (6/4/2026). Forum tersebut menjadi ajang strategis untuk mempererat komunikasi sekaligus membangun sinergi antara pemerintah daerah dengan para tokoh agama yang memiliki peran penting di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Mimik Idayana menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik semata, tetapi juga harus menyentuh dimensi sosial, budaya, dan keagamaan. Ia menilai, peran para Gus sangat vital dalam menjaga keseimbangan tersebut.
“Silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan capaian program sekaligus merencanakan langkah ke depan. Kami ingin pembangunan di Sidoarjo berjalan inklusif dengan melibatkan tokoh masyarakat,” ujar Mimik.
Dalam forum tersebut, Pemkab Sidoarjo juga memaparkan berbagai capaian pembangunan, mulai dari infrastruktur, peningkatan layanan publik, hingga program pemberdayaan masyarakat. Tak hanya itu, rencana program ke depan turut disampaikan sebagai bentuk transparansi dan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Para Gus yang hadir menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai forum silaturahmi seperti ini sangat penting untuk menjaga komunikasi yang terbuka antara pemerintah dan masyarakat. Sejumlah masukan konstruktif pun disampaikan, terutama terkait penguatan nilai-nilai keagamaan, peningkatan kesejahteraan, serta menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika pembangunan.
Diskusi berlangsung dinamis dan penuh keakraban, mencerminkan adanya kesamaan visi antara pemerintah daerah dan tokoh agama dalam membangun Sidoarjo yang lebih maju dan berdaya saing.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat. Peran para Gus diharapkan mampu menjadi jembatan strategis antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus mendorong terciptanya pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik, tetapi juga kesejahteraan spiritual dan sosial.
Dengan semangat kolaborasi dan keterbukaan, langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Sidoarjo dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang responsif, partisipatif, dan berkelanjutan.
(Hendra)
















