Example floating
Example floating
banner 1000x130
Hukum dan Kriminal

Akhir Tahun 2025, Polrestabes Surabaya Paparkan Capaian Kinerja dan Tantangan Kamtibmas

admin
32
×

Akhir Tahun 2025, Polrestabes Surabaya Paparkan Capaian Kinerja dan Tantangan Kamtibmas

Sebarkan artikel ini
Img 20251231 Wa0208
Example 728x90

Surabaya, Vonisnews.com – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menggelar press conference akhir tahun 2025 pada Rabu, 31 Desember 2025, pukul 15.00 WIB, bertempat di Gedung Braha Daksa Polrestabes Surabaya.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si., didampingi Kasatreskrim, Kasatnarkoba, Kasatlantas, serta Kasi Humas Polrestabes Surabaya.

Example 300x600

Dalam sambutannya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh insan pers yang selama satu tahun terakhir telah bersinergi dan mendukung tugas-tugas Polri, khususnya dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. Ia berharap kerja sama yang telah terjalin dengan baik dapat terus berlanjut dan semakin ditingkatkan pada tahun 2026.

“Rekan-rekan media adalah mitra strategis Polri. Melalui pemberitaan yang objektif dan berimbang, masyarakat dapat memahami berbagai kebijakan dan langkah kepolisian. Semoga di tahun 2026 kerja sama ini semakin solid dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Kapolrestabes.

Pada kesempatan tersebut, Kapolrestabes memaparkan capaian kinerja Polrestabes Surabaya sepanjang tahun 2025. Untuk gangguan kamtibmas dan tindak pidana konvensional, berdasarkan hasil evaluasi terjadi peningkatan jumlah kasus sebesar 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, tingkat penyelesaian perkara juga mengalami peningkatan sebesar 1 persen.

Secara keseluruhan, tingkat penyelesaian kasus pada tahun 2025 mencapai 119 persen. Hal ini menunjukkan bahwa Polrestabes Surabaya tidak hanya berhasil mengungkap kasus baru, tetapi juga mampu menyelesaikan tunggakan perkara dari tahun-tahun sebelumnya.

Salah satu kasus yang menjadi atensi publik sekaligus fokus utama penanganan Polrestabes Surabaya sepanjang tahun 2025 adalah tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Kapolrestabes mengungkapkan bahwa kasus curanmor mengalami peningkatan sekitar 10 persen dengan total kejadian mencapai kurang lebih 600 kasus.

“Curanmor menjadi konsen utama kami. Sepanjang tahun 2025, kami telah mengungkap banyak kasus dengan total 472 orang tersangka yang diproses hingga tahap persidangan. Dari jumlah tersebut, sebagian merupakan residivis yang kembali melakukan kejahatan serupa setelah keluar dari lembaga pemasyarakatan,” jelasnya.

Sebagai langkah konkret, Polrestabes Surabaya terus mendorong peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan melalui penguatan sistem keamanan lingkungan (siskamling) serta sosialisasi pencegahan kejahatan. Ke depan, curanmor tetap menjadi target utama penindakan pada tahun 2026.

Kapolrestabes juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mengumumkan dan menyerahkan kendaraan hasil sitaan yang telah berhasil diamankan. Masyarakat pemilik kendaraan dapat mengambil kendaraannya dengan membawa dokumen kepemilikan resmi tanpa dipungut biaya apa pun.

Terkait pemberantasan narkoba, Kapolrestabes mengakui bahwa angka penyalahgunaan narkoba pada tahun 2025 juga mengalami peningkatan. Sepanjang tahun ini, Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap 724 kasus narkoba dengan total 940 orang tersangka. Meski demikian, kebijakan terhadap pengguna tetap mengedepankan pendekatan humanis melalui asesmen dan rehabilitasi bagi pengguna dengan barang bukti di bawah ambang batas tertentu.

Sejumlah pengungkapan besar narkoba juga berhasil dilakukan dengan barang bukti antara lain sabu lebih dari 93 kilogram, ribuan butir ekstasi, ganja lebih dari 11 kilogram, ratusan ribu butir obat-obatan berbahaya, serta berbagai jenis psikotropika lainnya.

Kapolrestabes turut mengingatkan masyarakat terkait potensi munculnya narkoba jenis baru yang dikenal dengan sebutan “atom” atau cairan obat yang dimasukkan ke dalam vape. Meski belum ditemukan di Surabaya, masyarakat dan media diminta berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan indikasi peredarannya.

Di bidang lalu lintas, sepanjang tahun 2025 terjadi peningkatan jumlah kecelakaan lalu lintas sekitar 18 persen. Namun, jumlah korban meninggal dunia justru menurun dari 182 orang pada tahun 2024 menjadi 180 orang pada tahun 2025. Jumlah korban luka berat juga mengalami penurunan signifikan.

Satlantas Polrestabes Surabaya mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif melalui edukasi serta peneguran, meskipun penindakan tetap dilakukan terhadap pelanggaran yang berpotensi fatal. Total penindakan lalu lintas tercatat lebih dari 1.500 kali sepanjang tahun 2025.

Dalam hal pengamanan unjuk rasa, Polrestabes Surabaya mencatat sebanyak 678 kegiatan unjuk rasa terlaksana sepanjang tahun 2025. Sementara itu, 583 rencana aksi berhasil dimitigasi dan dibatalkan melalui komunikasi dan pendekatan persuasif. Secara umum, jumlah aksi unjuk rasa menurun sekitar 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, Polrestabes Surabaya juga melaksanakan pengamanan terhadap 1.994 kegiatan masyarakat, mulai dari kegiatan olahraga, pameran, konser musik, hingga pertandingan sepak bola. Sebanyak 55 kali pengamanan pertandingan sepak bola, termasuk laga Persebaya Surabaya, berhasil dilaksanakan dengan aman dan kondusif. Kapolrestabes secara khusus mengapresiasi suporter Bonek yang konsisten menjaga ketertiban.

Sebagai upaya pencegahan kejahatan, Polrestabes Surabaya secara rutin melaksanakan patroli malam, strong point di titik-titik rawan, serta program patroli “97 Suroboyo”, kegiatan “Bersinar” di pagi hari, dan “Hobiro Menyala” pada malam hingga dini hari. Program tersebut difokuskan untuk menekan kejahatan jalanan, pengeroyokan, serta balap liar. Sepanjang tahun 2025, tercatat 187 kendaraan diamankan terkait pelanggaran balap liar dan penggunaan knalpot tidak sesuai standar.

Menutup press conference, Kapolrestabes Surabaya menegaskan komitmen Polri untuk terus bekerja secara profesional, transparan, dan humanis. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan perantara dalam pengurusan tilang maupun pengambilan kendaraan, serta memastikan seluruh pembayaran dilakukan melalui mekanisme resmi negara.

“Terima kasih atas dukungan semua pihak. Kami mohon doa dan dukungan di tahun 2026 agar Kota Surabaya tetap aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya.

(Redaksi: Devi)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *