Denpasar, Vonisnews.com – Polemik seputar bantuan bibit durian dari Partai Golkar Bali kepada petani di Kabupaten Jembrana akhirnya diklarifikasi oleh pihak terkait. Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Nyoman Sugawa Korry, menyebut bahwa persoalan ini hanyalah miskomunikasi internal dan tidak perlu dibesar-besarkan.
“DPD Provinsi Bali sudah menunaikan kewajiban sebelum pileg. Total bantuan senilai Rp100 juta sudah disalurkan,” ujar Sugawa saat memberi keterangan kepada media.
Program bantuan ini melibatkan distribusi 9.850 bibit durian dengan total nilai Rp344.750.000. Penyaluran dilakukan melalui Badan Pembinaan Petani Golkar yang diketuai Jro Putu Tesan, dengan pelaksana lapangan I Gusti Wiyasa dari UD Bakti Pertiwi. Namun, sisa pembayaran sebesar Rp244.750.000 disebutkan belum dilunasi oleh DPD Golkar kabupaten dan sejumlah caleg penerima bantuan.
Sugawa memastikan bahwa masalah ini akan diselesaikan dalam forum resmi yang dijadwalkan pada 25 April 2025. “Kami akan duduk bersama dengan DPD Kabupaten, para caleg terpilih, dan pihak pengadaan bibit. Semua diselesaikan dengan baik, secara kekeluargaan,” tambahnya.
Sementara itu, I Gusti Wiyasa menegaskan bahwa tidak ada polemik besar dalam program ini. Ia menyebut hanya terjadi keterlambatan dalam pelunasan pembayaran.
“Ini cuma soal keterlambatan pembayaran. Sudah puput, sudah selesai,” ujarnya singkat namun tegas.
DPD Partai Golkar Bali berharap klarifikasi ini menutup polemik yang berkembang di masyarakat. Pihaknya juga menegaskan bahwa tidak ada unsur penyelewengan maupun kegagalan program. Seluruh pihak yang terlibat diharapkan hadir dalam pertemuan akhir agar seluruh komitmen dapat dituntaskan secara tuntas dan transparan.(Budi)
















